Saya Mohon Maaf, Pelajaran Bagi Saya

by -94 Views

Jumat, 23 Desember 2022 – 15:24 WIB

VIVA Politik – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus mengklarifikasi pernyataanya yang menyinggung internal PDI Perjuangan (PDIP) bentrok karena hasil survei Ganjar Pranowo lebih moncer ketimbang Puan Maharani.

Lodewijk menjelaskan tak bermaksud menyenggol internal PDIP. Ia mengingatkan lagi konteks omongannya menyangkut serangan udara di media sosial dan survei. 

“Yang digarap mainset opini. Pikiran orang itu bisa rusak. Semangat dia, bisa hilang. Secara internal bisa menimbulkan konflik, saya memberikan contoh di internal PDIP, antara ibu Puan dan pak Ganjar. Itu di aduk, aduk oleh survei itu,” kata Lodewijk di Hotel Santika, Kota Medan, Jumat siang, 23 Desember 2022.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus memberikan arahan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar di Jakarta, Senin, 21 November 2022.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus memberikan arahan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar di Jakarta, Senin, 21 November 2022.

Dia pun menjelaskan hasil survei sebagai perang opini memberikan dampak positif dan dampak negatif bagi internal partai. Menurut dia, hal itu dirasakan oleh internal Golkar.

“Termasuk di Partai Golkar, bapak Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar diaduk dengan hasil survei sama bapak Dedi Mulyadi. Bayangkan, Pak Dedi Mulyadi itu lebih tinggi hasil surveinya dari bapak Airlangga. Sama terjadinya di PDIP antara ibu Puan dan pak Ganjar,” jelas Lodewijk.

Lodewijk tak menampik imbas omongannya kemarin membuat dirinya jadi sorotan. Ia mengaku dihubungi dari berbagai pihak termasuk dari para elit PDI Perjuangan (PDIP) yang mempertanyakan maksudnya.

Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.