Hati-hati, Situasi Dunia Sedang Tidak Normal

by -1438 Views
Presiden Jokowi saat hadiri Munas HIPMI di Solo.

Senin, 21 November 2022 – 14:05 WIB

VIVA Politik – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para calon presiden dan wakil presiden untuk tidak memainkan isu politisasi suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) pada pemilu tahun 2024.

“Jangan sampai panas apalagi membawa politik-politik SARA–jangan! Politisasi agama, tidak, jangan! Setuju? Kita sudah merasakan dan itu terbawa lama–hindari ini,” kata Jokowi, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, saat menghadiri Munas ke-17 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Kota Solo, Senin, 21 November 2022.

Menurut dia, para calon presiden dan wakil presiden harus menjaga situasi kondusif saat pelaksanaan pemilu 2024. Sebaiknya, kata dia, para calon presiden dan wakil presiden mengedepankan politik-politik gagasan dan politik-politik ide.

Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019. (Foto ilustrasi).

Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019. (Foto ilustrasi).

“Debat silakan; debat gagasan dan debat ide membawa negara ini lebih baik, silakan. Tapi jangan masuk ke politik SARA, politisasi agama, politik identitas–jangan. Sangat berbahaya bagi negara sebesar kita Indonesia yang sangat beragam,” ujarnya.

Maka dari itu, Jokowi menitip pesan kepada bakal calon presiden dan wakil presiden 2024 untuk menjaga situasi kondusif saat pelaksanaan Pemilu nanti. “Berkaitan dengan politik, saya hanya titip pada calon-calon presiden, calon-calon wakil presiden yang juga hadir di sini,” ujarnya.

Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.