Presiden Jokowi Berhenti Endorse Capres

by -1259 Views
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani

Senin, 5 Desember 2022 – 10:47 WIB

VIVA Politik – Partai Demokrat meminta Presiden Joko Widodo untuk berhenti mengendorse calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024. 

Bagi partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY tersebut, endorse capres-cawapres oleh Kepala Negara dinilai tidak etis. Sebab mempromosikan salah satu kontestan pesta politik lima tahunan tersebut.

“Demokrat juga meminta Presiden Jokowi berhenti mengendorse capres dan cawapres, selain tidak etis, itu juga berpotensi besar mencederai demokrasi,” kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, melalui keterangan tertulis, Senin, 5 Desember 2022.

Menurut Kamhar, Presiden harusnya membiarkan proses demokrasi berjalan alamiah. Dia mendesak Jokowi menjaga legacy demokrasi, yang selama ini berjalan tidak baik.

“Biarkan proses politik berjalan secara alamiah agar Pak Jokowi memiliki legacy demokrasi yang baik yang selama ini tercatat mengalami kemunduran,” ujarnya.

Kamhar berharap, Presiden Jokowi sebaiknya belajar dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mengeklaim SBY dipenghujung masa jabatannya tetap memastikan demokrasi terjaga dan pemilu berlangsung demokratis.

Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.