Politik Identitas, Hoaks, dan Ujaran Kebencian Berpotensi Meningkat pada 2023-2024, Kata Lemhannas

by -2052 Views
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto usai konferensi pers di Gedung Lemhannas RI, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2022.

Kamis, 22 Desember 2022 – 09:45 WIB

VIVA Politik – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto menyebut ada tiga isu yang menjadi tantangan terbesar konsolidasi demokrasi dalam eskalasi politik Indonesia pada 2023 dan 2024.

Andi menyebut isu pertama terkait politik identitas; kedua, misinformasi terkait berita bohong (hoaks); dan ketiga, ujaran kebencian (hate speech) terutama terkait politik identitas.

“Itu tantangan terbesarnya untuk eskalasi politik Indonesia pada 2023 dan 2024,” kata Andi saat acara Konferensi Pers Pernyataan Akhir Tahun 2022 Gubernur Lemhannas RI di Gedung Lemhannas, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2022.

Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019. (Foto ilustrasi).

Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019. (Foto ilustrasi).

Andi mengatakan solusi untuk mengatasi sejumlah tantangan pada tahun politik 2023 menuju pemilu tahun 2024 yang paling penting dan mendasar dengan kecakapan literasi digital. Literasi digital menjadi kunci untuk melakukan mitigasi eskalasi politik, ujarnya.

Ia menyebut solusi selanjutnya adalah ketegasan pemerintah terkait regulasi dalam mengendalikan infrastruktur digital karena tiga tantangan isu konsolidasi demokrasi tersebut kerap kali muncul pada platform-platform digital.

Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.