Musra di NTT Tempatkan Airlangga Hartarto jadi Salah Satu Capres Teratas

by -534 Views
Airlangga Hartarto

Kamis, 22 Desember 2022 – 23:33 WIB

VIVA Politik – Dalam Musyawarah Rakyat atau Musra, yang diinisiasi oleh Relawan Jokowi di berbagai daerah, sejumlah nama terjaring. Seperti yang digelar di Nusa Tenggara Timur atau NTT. Di sana, Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo berada di posisi atas.

Di Sulbar justru Airlangga mendapat posisi tertinggi dengan 23,23 persen. Menyusul Ganjar Pranowo 22,57 persen dan Prabowo Subianto 10,46 persen. Adapun Moeldoko 10,13 persen, Anies Baswedan 8.07 persen, Ridwan Kamil 6,34 persen, Puan Maharani 5,60 persen, AHY 3,46 persen, Sandiaga Uno 3,30 persen, Muhaimin Iskandar 3,05 persen, dan lain-lain 3,79 persen.  

Di NTT, menariknya nama Joko Widodo masih mendapat tempat bahkan berada di posisi teratas hasil musra dengan 39,18 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo diurutan kedua 34,31 persen, Airlangga Hartarto 8,14 persen, Mahfud MD 4,03 persen. 

Ada juga nama-nama yakni Moeldoko 3,43 persen, Prabowo Subianto 3,19 persen, Sandiaga Uno 1,59 persen, Anies Baswedan 1,26 persen, AHY 1,01 persen, dan lain-lain 2,01 persen. 

“Pak Jokowi, nomor satu di NTT. Kita tidak mau tutupi, itulah demokrasi. E voting Musra kan menulis nama, bukan kita beri pilihan. Mungkin di NTT, beliau memang sangat dicintai,” kata Ketua Dewan Pengarah Musra Indonesia, Andi Gani Nena Wea, kepada wartawan, Kamis 22 Desember 2022.

Walau Jokowi tidak memungkinkan lagi mengingat konstitusi membatasi, namun dirinya memastikan kalau musra hanya ingin merekam apa keinginan masyarakat. Dari hasil-hasil tersebut, pihaknya akan menyampaikan hasil akhir pada puncak musra yang diperkirakan digelar Februari 2023 untuk lima besar capres-cawapres. 

“Tapi tidak mungkin Pak Jokowi diatas saat puncak musra nanti. Beliau hanya nomor satu di Musra Bandung, Jawa Barat dan Musra NTT. Jadi, jangan risau. Kita taat konstitusi. Tetapi tidak boleh juga tidak mencatat suara rakyat,”.

Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.