Kita Ini Sah Lho, Kok Sampai Diserang

by -84 Views
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di HUT PDIP ke-50

Selasa, 10 Januari 2023 – 14:02 WIB

VIVA Politik – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri bercerita saat peristiwa Kudeta 27 Juli 1996 atau sering disebut Kudatuli. Dia mengaku pernah mendapatkan perlakuan yang tak mengenakan kala itu.

Dia mengatakan tak habis pikir bisa dijemput paksa aparat kepolisian hingga diinterogasi oleh Kejaksaan. Hal itu karena hanya memperjuangkan Partai Demokrasi Indonesia di era Orde Baru tersebut.

“Serangan kantor Kudatuli 27 Juli 1996. Saya yang bingungnya gini ya, waktu itu kan saya mikir lho. Kita ini (PDIP) sah lho. Kok sampe diserang itu ngopi tho yo? Bingung lho saya. Sebenarnya bingungnya ini totocoro apa ya? Lha iya lah, saya dibawa polisi ditanyai segala macam dibawa ke Kejaksaan,” kata Megawati dalam pidatonya di acara HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2023.

Megawati mengatakan kepada pihak kejaksaan yang menginterogasinya dengan pertanyaan yang berulang-ulang. Namun, Presiden Kelima RI tersebut enggan terkecoh dengan politik labeling zaman Orba. 

Kata dia, tak sedikit pihak-pihak yang kritis terhadap rezim saat itu justru dilabeli Komunis.

“Saya waktu itu bilang sama kejaksaan ‘Pak dari jam 8 pagi lho Pak sampai  Ini udah jam 8 malam, saya masih ditanyai’, dan pertanyaannya itu kalau banyak? oh nggak, itu bae bolak-balik, akhirnya saya bilang ‘Saya kan punya suami punya anak tho Pak,” ujar Megawati.

Halaman Selanjutnya

Dia meminta kepada aparat jika memang dirinya ditangkap maka ia ingin dibacakan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Dia tak mau ambil pusing dengan yang akan ditulis aparat.

img_title

Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.